Vietnam: penarikan kecil yang berhasil bukan bukti platform dapat dipercaya
Bagi warga Indonesia yang tinggal atau bekerja di Vietnam, atau yang diajak masuk grup investasi berbahasa Vietnam, ada dua pola yang secara khusus diperingatkan otoritas Vietnam. Pertama, pelaku membiarkan korban menarik dana kecil untuk membangun kepercayaan, lalu membujuk setoran besar dan menguasai seluruhnya. Kedua, pelaku menyewa rekening bank atau mendirikan perusahaan atas nama orang lain untuk menampung dan mencuci dana korban.
Apa yang pernah dinyatakan bank sentral Vietnam tentang platform forex
Dalam konferensi pers Pemerintah pada 2 Desember 2020 dan 2 Maret 2021, Wakil Gubernur State Bank of Vietnam menyatakan bahwa hanya lembaga kredit yang diizinkan bank sentral yang dapat menyediakan jual beli valuta asing, dan bahwa bank sentral belum memberi izin kepada platform forex mana pun. Pada kesempatan itu, warga juga diimbau tidak ikut berinvestasi, dan disebutkan bahwa peserta yang tertipu tidak dilindungi hukum.
Pernyataan ini bertanggal 2020 dan 2021. FXCN belum menemukan pernyataan resmi baru yang mengubahnya, tetapi juga tidak menjadikannya kesimpulan hukum permanen. Karena itu, daftar broker berizin lokal di bawah halaman ini dibiarkan kosong; lisensi asing tidak dicatat sebagai izin Vietnam.
Pola “boleh tarik dulu, lalu setor besar”
Dalam peringatan 25 skenario penipuan daring tahun 2026 yang diterbitkan pada 8 September 2026, Kementerian Keamanan Publik Vietnam memasukkan penipuan investasi saham, aset kripto dan valuta asing. Modus yang disebut: pada awalnya pelaku membiarkan korban menarik uang untuk membangun kepercayaan, kemudian membujuk korban menyetor dalam jumlah besar dan menguasai seluruh asetnya.
- Penarikan kecil yang berhasil hanya membuktikan satu transfer. Hal itu tidak membuktikan dana besar dapat ditarik, dan tidak membuktikan identitas atau izin penerima.
- Kenaikan saldo di aplikasi bukan uang di rekening Anda. Yang dapat dilacak adalah transfer dari rekening Anda ke rekening penerima.
- Permintaan setoran tambahan untuk “membuka” penarikan adalah tanda untuk berhenti, bukan langkah verifikasi.
Contoh hipotetis: urutan yang perlu dikenali
Ilustrasi berikut rekaan dan tidak merujuk kasus nyata.
| Hari | Yang terjadi | Bacaan yang tepat |
|---|---|---|
| 1 | Diajak bergabung ke grup obrolan, menyetor 5 juta VND ke rekening atas nama perorangan | Catat nama penerima; rekening perorangan bukan rekening platform berizin |
| 3 | Menarik 1 juta VND dan dana masuk | Satu transfer berhasil, bukan bukti kemampuan membayar dana besar |
| 7 | Didorong menyetor 100 juta VND untuk “paket VIP” | Tekanan menaikkan setoran setelah penarikan kecil adalah pola yang diperingatkan |
| 9 | Penarikan ditolak, diminta membayar “pajak” lebih dulu | Berhenti, simpan bukti, laporkan |
Jangan meminjamkan atau menyewakan rekening dan identitas Anda
Pada 3 Juni 2025, Kementerian Keamanan Publik Vietnam memperingatkan bahwa warga asing menyewa warga Vietnam untuk membuka rekening bank dan mendirikan perusahaan guna mencuci uang hasil penipuan. Peringatan itu menyebut bahwa menyewakan atau meminjamkan rekening dapat dikenai sanksi administratif berdasarkan Dekret 88/2019/NĐ-CP atau tanggung jawab pidana berdasarkan Pasal 291 KUHP Vietnam 2015, dan bahwa orang yang bersedia menjadi wakil hukum perusahaan semacam itu menanggung sepenuhnya tanggung jawab hukum.
Tawaran “komisi” untuk menerima transfer, membuka akun bank atau dompet elektronik, atau menjadi direktur nominal perlu ditolak, termasuk bila datang dari kenalan atau perekrut kerja. Peringatan tersebut ditujukan kepada warga Vietnam; jika Anda warga negara lain yang tinggal di Vietnam, tanyakan konsekuensi hukumnya kepada penasihat hukum setempat sebelum menyetujui apa pun.
Pada 23 Juni 2026, Kementerian Keamanan Publik dan State Bank of Vietnam menandatangani peraturan koordinasi pencegahan penipuan daring. Menurut kementerian, bank sentral akan berkoordinasi untuk memperingatkan, mencegah, menangguhkan dan membekukan rekening serta dompet elektronik yang terkait pelanggaran, dan memperketat pengawasan pembukaan serta penggunaan rekening.
Jika sudah terlanjur mentransfer
- Hubungi bank pengirim melalui nomor resmi. Sampaikan bahwa transfer diduga terkait penipuan dan catat nomor laporannya.
- Laporkan ke kantor polisi terdekat di tempat Anda berada. Imbauan Kementerian Keamanan Publik Vietnam meminta laporan segera ke kepolisian terdekat.
- Jika dana dikirim dari rekening bank Indonesia. Gunakan juga jalur yang dijelaskan di panduan Indonesia, yaitu bank Anda dan Indonesia Anti-Scam Centre.
- Jangan membayar pihak yang menjanjikan pemulihan dana. Simpan riwayat obrolan, bukti transfer, nama penerima dan alamat situs atau aplikasi.
Pertanyaan yang sering muncul
Platform itu menunjukkan lisensi luar negeri. Apakah berarti boleh beroperasi di Vietnam?
Lisensi asing menjawab pertanyaan di negara penerbitnya. FXCN tidak mencatat lisensi asing sebagai izin Vietnam.
Mengapa daftar broker berizin lokal kosong?
FXCN belum menemukan register resmi terkini untuk platform forex ritel di Vietnam yang memenuhi ambang bukti kami. Data yang kosong bukan pernyataan bahwa suatu izin pasti tidak ada.
Saya hanya diminta menerima transfer lalu meneruskannya. Apakah itu berisiko?
Ya. Pola menampung dan meneruskan dana orang lain termasuk yang diperingatkan otoritas Vietnam terkait pencucian uang hasil penipuan. Tolak dan simpan bukti tawarannya.
Sumber yang digunakan
- Báo Điện tử Chính phủ (2 Desember 2020) — pernyataan Wakil Gubernur State Bank of Vietnam tentang lembaga kredit berizin dan platform forex.
- Báo Điện tử Chính phủ (3 Maret 2021) — penegasan bahwa belum ada izin di luar lembaga kredit, dan peserta tidak dilindungi hukum.
- Kementerian Keamanan Publik Vietnam (8 September 2026) — 25 skenario penipuan daring 2026, termasuk pola penarikan kecil lalu setoran besar.
- Kementerian Keamanan Publik Vietnam (3 Juni 2025) — penyewaan rekening dan pendirian perusahaan untuk pencucian uang, serta risikonya.
- Kementerian Keamanan Publik Vietnam (23 Juni 2026) — koordinasi dengan State Bank of Vietnam untuk penangguhan dan pembekuan rekening.