Domain .co.id, .com dan hasil “mirip”: apa yang dibuktikan alamat situs
Situs broker yang menyasar pembaca Indonesia sering memakai alamat berakhiran .co.id atau .id. Akhiran itu memberi informasi tentang pendaftaran nama domain, bukan tentang izin keuangan. Alat ini membantu satu langkah kecil: membandingkan teks domain yang Anda masukkan dengan alamat situs yang tersimpan di FXCN.
Apa yang sebenarnya dibandingkan
- 1. Alamat dirapikan menjadi nama host
- Awalan seperti
https://danwww.dihapus, lalu yang dibandingkan hanya nama host, misalnyacontohfx.co.id. Jalur halaman setelah garis miring tidak ikut dibandingkan. - 2. Kecocokan persis dengan kolom situs broker
- Nama host dibandingkan dengan kolom situs web profil broker yang tersimpan di FXCN. Kecocokan berarti alamat itu sama dengan data kami, bukan bahwa pesan, aplikasi atau rekening yang Anda terima berasal dari broker tersebut.
- 3. Kemiripan teks
- Jika nama host berbeda paling banyak tiga karakter dari alamat tersimpan, atau memuat teks nama merek dari alamat tersimpan, alamat itu ditampilkan sebagai mirip. Ini perhitungan teks, bukan penilaian niat.
- 4. Catatan risiko domain
- Input juga dicocokkan dengan catatan risiko domain yang sudah diverifikasi. Pada pemeriksaan 11 Oktober 2026, daftar itu belum berisi entri, sehingga hasil “cocok dengan catatan risiko” belum akan muncul.
Apa yang ditunjukkan akhiran .co.id
Menurut Kebijakan Pendaftaran Nama Domain PANDI versi 9.0 (30 September 2024), domain .co.id diperuntukkan bagi badan hukum, badan usaha, organisasi atau entitas bisnis yang beroperasi di Indonesia, dengan syarat pendaftaran berupa NIB dan identitas yang sah. Pendaftaran yang terkait merek perlu disertai sertifikat merek atau surat kuasa pemegang merek.
Artinya, pendaftar domain .co.id diminta menunjukkan identitas berusaha di Indonesia. Hal itu belum menjawab apakah badan usaha tersebut berizin menjalankan kegiatan keuangan. Izin derivatif valuta asing, produk berbasis efek atau perdagangan berjangka komoditas diperiksa pada catatan otoritasnya; lihat panduan memilih otoritas menurut jenis produk.
Domain .com atau domain negara lain juga tidak membuktikan apa pun tentang izin. Akhiran domain adalah satu petunjuk; nama badan hukum di perjanjian dan catatan regulator adalah bukti yang perlu dicocokkan.
Mengapa .com dan .co.id bisa tampil “mirip”
Misalkan alamat tersimpan adalah contohfx.com, lalu Anda memasukkan contohfx.co.id. Kedua teks berbeda tiga karakter, sehingga hasilnya tampil sebagai mirip. Alat tidak tahu mana yang resmi: bisa jadi broker memang memiliki keduanya, bisa juga salah satunya didaftarkan pihak lain.
Sebaliknya, situs tiruan yang memakai nama yang sama sekali berbeda tidak akan tampil mirip. Hasil “tidak ada kecocokan” karena itu bukan tanda aman.
Contoh hipotetis: tiga input dan langkah berikutnya
| Input | Kemungkinan hasil | Langkah berikutnya |
|---|---|---|
www.contohfx.com/daftar | Cocok dengan kolom situs tersimpan, karena www. dan jalur halaman diabaikan | Pastikan tautan itu memang Anda buka sendiri, lalu cocokkan badan hukum di perjanjian |
contohfx.co.id | Mirip secara teks dengan contohfx.com | Tanyakan kepada kontak resmi di catatan regulator apakah domain itu milik mereka |
profit-harian-vip.id | Kemungkinan tidak ada kecocokan | Tidak ada kecocokan bukan izin; periksa badan hukum dan otoritasnya |
Semua alamat di atas rekaan untuk ilustrasi.
Mencari domain resmi dari sumber yang tidak dikendalikan pengirim
- Mulai dari catatan regulator. Sebagian register mencantumkan situs web pemegang izin. Contohnya, register profesional ASIC menampilkan situs web pemegang AFSL termasuk situs utamanya.
- Bandingkan dengan perjanjian dan konfirmasi pembukaan akun. Domain dan nama badan hukum di dokumen resmi Anda harus sesuai dengan catatan regulator.
- Ketik alamatnya sendiri. Hindari masuk akun melalui tautan dari iklan, grup obrolan atau tautan pendek.
- Jika ragu, tanyakan secara tertulis. Gunakan kontak yang tercantum di catatan regulator, bukan nomor yang dikirim bersama tautan.
Pertanyaan yang sering muncul
Hasilnya “cocok dengan kolom situs web tersimpan”. Apakah saya aman?
Hasil itu hanya berarti domain sama dengan data FXCN. Pengirim pesan, rekening penerima dan perjanjian tetap perlu diperiksa.
Apakah alat ini memeriksa pemilik domain atau tanggal pendaftarannya?
Tidak. Alat ini hanya membandingkan teks nama host dengan data tersimpan di FXCN.
Saya sudah mentransfer dana. Apa yang harus dilakukan?
Hubungi bank Anda melalui nomor resmi dan lihat langkah pelaporan di panduan Indonesia. Pencarian domain tidak dapat membatalkan transaksi.
Sumber yang digunakan
- PANDI: Kebijakan Pendaftaran Nama Domain versi 9.0 (30 September 2024) — peruntukan dan syarat domain .co.id, bagian 8.1.
- ASIC: Professional registers search — contoh register yang mencantumkan situs web pemegang lisensi.
Langkah lain di FXCN: pencarian lisensi untuk hubungan lisensi yang tersimpan.